mubaakor.com JAMBI — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) di Ballroom Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (7/5/2026).
Rakornas bertema “Memperkuat Fiskal dan Integrasi Sumur Tua, Sumur Masyarakat, Idle Field dan Pengembangan Modular Refinery” itu diikuti 170 peserta dari 33 daerah penghasil migas dan 30 BUMD se-Indonesia.
Turut mendampingi Bupati Muba diantaranya Kepala Bappeda Dr H Mursalin SE MM, Plt Kepala Dinas Kominfo Daud Amri SH, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Oktarizal SE, Kabag SDA Setda Muba Rangga Perdana Putera SSTP MSi, dan Kabag Prokopim M Agung Perdana SSTP MSi.
Ketua Umum ADPMET yang juga Gubernur Jambi Dr H Al Haris SSos MH mengatakan, Rakernas menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi daerah penghasil migas, termasuk membahas implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025, serta juga mendorong penguatan Participating Interest (PI) 10 persen.
“Daerah penghasil migas harus semangat. Kita berharap DBH Migas bisa maksimal dan pengelolaan migas benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Sekjen ADPMET Dr Ir Andang Bachtiar MSc menyebut Rakernas kali ini membahas penyesuaian Dana Bagi Hasil Migas Tahun 2026 di tengah kebijakan efisiensi pemerintah pusat, serta integrasi pengelolaan sumur tua, sumur masyarakat, idle field, dan modular refinery.
“Hasil Rakernas ini nantinya akan menjadi rekomendasi resmi ADPMET kepada pemerintah pusat,” katanya.
