Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H memastikan tidak ada niat menghambat aktivitas warga “Pemerintah Kabupaten Muba tentunya tidak ada niat untuk menghambat apapun itu. Penutupan selama pengerjaan ini menjadi solusi terbaik untuk kita semua agar jembatan cepat selesai dan aman digunakan,” kata Bupati.
Sementara dari pihak kontraktor, Bagus menyampaikan komitmennya. “Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin pada saat melakukan percepatan proses fisik kegiatan revitalisasi Jembatan Lalan. Penutupan jalur jembatan lalan selama kurang lebih satu bulan pada saat pekerjaan pemancangan steel pun pile shoring,” ucap Bagus.
Lanjutnya, “Kami paham betul bahwasanya Jembatan Lalan ini sangat diharapkan dan telah ditunggu-tunggu agar bisa digunakan kembali dalam keadaan jembatan yang sudah baik. pengerjaan akan selesai
Bulan Desember 2027,” jelasnya.
Turut hadir mengikuti rapat, perwakilan Forkopimda Kabupaten Muba, Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Alva Elan SST MPSDA, para Staf Ahli Bupati Muba, Camat Lalan Jamian SPd MSi, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba beserta beberapa pihak perusahaan yang terkait.
