Advertisement
MUSI BANYUASIN
Beranda / MUSI BANYUASIN / Revitalisasi Jembatan P.6 Lalan Dikebut, Pemkab Muba Minta Finalisasi Skema Pembangunan Aman

Revitalisasi Jembatan P.6 Lalan Dikebut, Pemkab Muba Minta Finalisasi Skema Pembangunan Aman

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Pemprov Sumatera Selatan, Dr Apriyadi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mengawal pembangunan jembatan tersebut. Ia menyoroti tingginya resiko di area proyek, terutama pada bentang sungai yang rawan dilintasi kapal tongkang.

“Hari ini kita membahas skenario kelanjutan pembangunan. Pada posisi bentang sungai sekitar 80 meter pada area pembangunan jembatan ini saja sudah tiga kali terjadi tabrakan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Apriyadi.

Sementara itu, pihak pelaksana dari KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa Bagus memaparkan capaian progres proyek hingga minggu ke-36 (periode 6–12 April 2026). Secara keseluruhan, realisasi pekerjaan mencapai 57,45 persen dari rencana 57,57 persen, dengan deviasi tipis minus 0,13 persen. Rincian progres meliputi engineering sebesar 10,44 persen, procurement 37,65 persen, dan construction 9,36 persen.

Adapun pekerjaan yang tengah berjalan antara lain fabrikasi baja di workshop, pembesian pilecap, perkuatan platform, pemasangan tulangan, hingga pekerjaan administrasi akibat gangguan di lapangan.

Pihak kontraktor juga melaporkan insiden terbaru pada 5 April 2026, ketika Tugboat Paris 22 menabrak pipa shoring di titik P1. Akibatnya, salah satu pipa roboh dan lainnya mengalami kemiringan dengan pergeseran sekitar 2,53 meter.

Bupati Toha: Muscab PKB Harus Melahirkan Program yang Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selain itu, kondisi pasang air sungai masih menjadi kendala utama, baik saat ini maupun dalam proyeksi ke depan.

Rapat tersebut juga membahas tahapan lanjutan proyek hingga target penyelesaian, dengan harapan adanya keputusan yang lebih matang guna memastikan pembangunan berjalan lancar, aman, dan sesuai jadwal target.

Laman: 1 2

×
×