Sementara itu, Direktur Utama Petro Muba, Khadafi SE, mengungkapkan pengelolaan 359 sumur tersebut diproyeksikan mampu memberikan tambahan produksi sekitar 1.000 barel minyak per hari (BOPD) apabila setiap sumur menghasilkan rata-rata 3 BOPD dalam operasi delapan jam.
Menurutnya, potensi produksi bahkan dapat meningkat hingga sekitar 3.000 BOPD apabila seluruh sumur nantinya dioperasikan menggunakan pompa listrik sehingga dapat berproduksi selama 24 jam.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Petro Muba untuk mendukung target produksi minyak nasional. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis pengelolaan sumur masyarakat dapat berjalan secara profesional, memberikan manfaat ekonomi bagi daerah, serta berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” kata Khadafi.
