Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menyampaikan apresiasi atas penjelasan yang diberikan BKN. Ia menyebut, konsep manajemen talenta merupakan pendekatan yang selama ini dinantikan pemerintah daerah.
“Kami ingin segera menerapkan sistem merit. Kami menyadari bahwa kepala daerah adalah jabatan politik, sehingga sangat membutuhkan dukungan ASN yang profesional dan kompeten,” ujar Husen.
Ia menegaskan, keberhasilan program pembangunan sangat ditentukan oleh ketepatan dalam menempatkan ASN. “Kalau tidak didukung ASN yang tepat, tentu kinerja tidak akan maksimal. Karena itu, kami berkomitmen menjalankan manajemen talenta ini secara konsisten,” katanya.
Wabup juga menyatakan keyakinannya bahwa Bupati Muba, M Toha Tohet, mendukung penuh penerapan sistem tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan.
Sementara itu, Asisten III Setda Muba RE Aidil Fitri berharap BKN Regional VII dapat terus memberikan pendampingan, termasuk melakukan evaluasi langsung ke Kabupaten Muba.
“Kami berharap ada monitoring dan review ke depan, sehingga implementasi program ini bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
