Mendagri menambahkan, proyek-proyek strategis yang masih berjalan atau tertunda perlu dipacu, termasuk konektivitas jalan tol yang dinilai akan membuka akses ekonomi antarwilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang mewakili kepala daerah se-Sumbagsel menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat posisi daerah dalam percaturan nasional.
“Ini bukan unjuk kekuatan, tetapi bukti bahwa kita memiliki banyak tokoh yang berperan dalam pengambilan kebijakan nasional. Terimakasih, kami meras bangga dan terhormat bisa menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi yang luar biasa ini,” kata Gubernur Sumsel.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas daerah.
Menurut Toha, sinergi antarpemimpin dan tokoh asal Sumbagsel akan memberikan dampak nyata terhadap percepatan pembangunan di daerah.
“Forum ini sangat strategis karena mempertemukan pemangku kebijakan dari pusat hingga daerah. Ini peluang besar untuk menyelaraskan program pembangunan, terutama yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Toha.
Bupati Muba berharap, hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, seperti penguatan kerja sama antarprovinsi dan percepatan proyek infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Kami di daerah tentu siap mendukung dan mengawal implementasi program-program strategis tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan suasana hangat penuh kebersamaan dalam nuansa Halal Bihalal, sebagai simbol mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat komitmen membangun Sumbagsel yang lebih maju.
