“Percaya diri, tetap semangat, dan jangan pernah menyerah. Kalau belum berhasil tahun ini, bangkit dan coba lagi. Dengan semangat hari ini, saya yakin dan optimistis, peserta dari Muba mampu bersaing bahkan keluar sebagai juara,” tegas Bupati Toha dengan penuh keyakinan.
Menurutnya, audisi ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan momentum strategis untuk mengangkat potensi daerah ke panggung nasional. Ia menilai, kehadiran Dangdut Akademi di Muba membuka ruang besar bagi generasi muda untuk menembus industri hiburan sekaligus mengharumkan nama daerah.
Tak hanya itu, gelaran ini juga membawa efek domino positif bagi perekonomian lokal. Aktivitas UMKM di sekitar lokasi audisi terlihat meningkat signifikan, mulai dari kuliner, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya.
“Ini bukan hanya tentang lomba menyanyi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar setiap tahun, agar semakin banyak talenta lokal yang terasah dan mimpi-mimpi besar bisa terwujud,” pungkasnya.
