SEKAYU — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH menunjukkan kepeduliannya terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda di tengah berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. Di sela tugas pemerintahan, ia tetap memberi perhatian agar anak-anak di Bumi Serasan Sekate tidak terhambat dalam melanjutkan sekolah.
Perhatian tersebut muncul menyusul adanya konflik antara dua siswa di Desa Simpang Kurun (SP3) Kecamatan Bayung Lencir, yang turut melibatkan kedua orang tua murid. Situasi ini kemudian menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak berdampak pada masa depan pendidikan anak-anak yang bersangkutan.
Menindaklanjuti hal itu, Bupati Muba menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba bersama Camat Bayung Lencir untuk segera mengambil langkah penyelesaian. Pendekatan dialogis diminta dilakukan, termasuk memberikan pemahaman kepada orang tua agar persoalan dapat diselesaikan secara baik.
Ia meminta agar seluruh pihak memastikan anak-anak tersebut tetap mengikuti proses belajar di sekolah tanpa hambatan.
