Menyadari krusialnya peran dunia maya dalam membentuk opini publik, Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K, didampingi Kasi Humas AKP S. Hutahaean, S.M., menggelar pertemuan strategis bersama para penggiat media sosial (medsos) se-Kabupaten Muba, Rabu (28 /01).
Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh para “punggawa” informasi digital Muba, antara lain Jeriansyah (Info Bayung Lencir), Abdurrahman (Sekayu Terkini), Arie.SA, Mimin Sekayu, Riswanto (Seputar Lais), Armet (Sekayu Lucu), Rahman Syaputra (Info Muba), Hendra (Explore Muba), Almedi (Radar Muba), Yohandes Jay (AQJ News.com), serta Herdoni Arsi (Muba Babat Toman).
Dalam arahannya, AKBP Ruri Prastowo menegaskan bahwa kepolisian tidak boleh menutup mata terhadap transformasi digital. Menurutnya, media sosial adalah jembatan tercepat untuk mensosialisasikan program kerja dan imbauan keamanan kepada masyarakat luas.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus mengikuti perkembangan digitalisasi. Tanpa media sosial, kegiatan positif Polri tidak akan diketahui oleh khalayak ramai secara luas. Saya pribadi pun aktif menggunakan media sosial untuk memantau situasi di lapangan secara langsung,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan filosofi persahabatan dalam menjaga kondusivitas daerah. “Satu musuh itu terlalu banyak, tapi seribu kawan masih terasa sedikit,” tegasnya. Ia mengajak para admin medsos untuk menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) melalui konten yang inspiratif.
