Dalam sambutannya, Dr. M. Fariz menegaskan komitmen Muba sebagai tuan rumah yang menjunjung tinggi kesetaraan dan keberpihakan terhadap seluruh atlet, tanpa terkecuali.“Kami buktikan bahwa Muba tidak ada diskriminasi. Semua kami fasilitasi dan semua kami dukung. Kami sangat bangga bisa menjadi tuan rumah. Kekurangan pasti ada, tapi semaksimalnya Musi Banyuasin telah berusaha menjadi tuan rumah yang sukses dan lebih baik,” ujar Fariz dengan penuh semangat.
Di akhir sambutannya, Fariz menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen dari kabupaten/kota lain yang telah hadir dan berpartisipasi.“Kami berterima kasih kepada para kontingen kabupaten/kota lain. Semoga acara ini berlangsung sukses, dan semoga para atlet bisa membanggakan nama daerah dan keluarga,” tutupnya.
Peparprov V bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung pembuktian bahwa olahraga adalah milik semua. Musi Banyuasin, dengan semangat inklusifnya, kembali menegaskan diri sebagai penggerak sportivitas dan solidaritas di Sumatera Selatan.
