“Di malam yang penuh berkah ini, kita mengumandangkan takbir sebagai bentuk rasa syukur karena telah diberi kekuatan menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, tadarus, serta memperbanyak infaq dan sedekah. Semoga seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga berharap gema takbir yang berkumandang di seluruh penjuru Kota Sekayu tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan masyarakat.
“Semoga keagungan asma Allah SWT yang kita gaungkan malam ini menjadi titik awal kebangkitan, khususnya dalam pembangunan mental spiritual masyarakat Musi Banyuasin agar semakin maju dan berdaya,” tambahnya.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Muba AKP Rendy Novriady STK SIK melaporkan bahwa pelaksanaan pawai takbir telah dipersiapkan secara matang. Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.
Pengawalan dilakukan untuk memastikan pawai berlangsung tertib, aman, dan lancar sepanjang rute yang mengelilingi Kota Sekayu.
Malam takbiran di Sekayu pun tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga, menghadirkan nuansa hangat, religius, dan penuh kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.
