“Kami menyarankan agar aset tanah di belakang RSUD Sekayu dimanfaatkan secara maksimal dengan membangun kolam retensi, sehingga limbah rumah sakit dapat dikelola dengan baik dan tidak mencemari sawah masyarakat,” ujar perwakilan ABS.
Selain sebagai pengendali limbah, kolam retensi juga dinilai dapat membantu mengantisipasi genangan air saat musim hujan. ABS berharap Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama pihak RSUD Sekayu dan dinas terkait dapat segera melakukan kajian teknis serta mengambil langkah nyata atas usulan tersebut.
ABS menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah harus mengedepankan kepentingan lingkungan dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, aset tanah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar dan mendukung pelayanan kesehatan yang ramah lingkungan.
